Senin, 30 November 2015



BAB I
PENDAHULUAN
  1. Latar belakang
Dalam kehidupan sehari-hari, manusia tidak lepas dari kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan untuk mencukupi hidupnya. Mulai dari sandang, pangan, dan papan. Manusia tidak lepas dari bantuan manusia lainnya sebagai dasar makhluk sosial untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-harinya tetapi peran teknologi di zaman yang semakin maju ini menjadi vital perannya bagi manusia di setiap aspek kehidupan. Bioteknologi sebagai pengembangan dalam mencukupi dan memudahkan segala yang di perlukan manusia. Dalam pembahasan ini Bioteknologi dibedakan menjadi dua yaitu bioteknologi tradisional/konvensional dan bioteknologi modern. Salah satu hasil dari masing-masing contoh biteknologi diatas adalah tempe yang merupakan makanan pokok Indonesia yang dihasilkan melalui proses bioteknologi tradisional sedangkan untuk contoh bioteknologi modern
  1. Rumusan masalah
1.      Bagaimana peranan bioteknologi terhadap kehidupan manusia?
2.      Bagaimana manfaat bioteknologi terhadap kehidupan manusia?
3.      Bagaimana proses untuk menghasilkan sesuatu dari bioteknologi?
  1. Tujuan
1.      Menjelaskan peranan bioteknologi terhadap kehidupan manusia.
2.      Menjelaskan manfaat bioteknologi terhadap kehidupan manusia.
3.      Menjelaskan proses dari hasil masing-masing bioteknologi.



BAB II           
PEMBAHASAN
  1. Pengertian Bioteknologi
Bioteknologi terdiri dari dua kata yang menyusun kata ini, yaitu yang pertama adalah bio yang berarti kehidupan sedangkan teknologi yang berarti kemajuan. Secara harfiah bioteknologi dapat dikatakan sebagai cabang ilmu yang mempelajari tentang kemajuan dalam bidang biologi yang berdampak bagi manusia dan juga sekitarnya. Dalam arti lain, bioteknologi adalah penggunaan biokimia, dan rekayasa genetika secara terpadu yang bertujuan untuk menghasilkan suatu barang atau jasa bagi kehidupan manusia. Bioteknologi bisa juga didefinisikan sebagai ilmu terapan yang menggabungka berbagai cabang ilmu dalam proses produksi barang dan jasa.
  1. Macam-macam Bioteknologi
1.      Bioteknologi tradisional
Bioteknologi tradisional merupakan bioteknologi yang memanfaatkan mikroba, proses biokimia dan proses genetik secara alami, misalnya mutasi dan rekombinasi genetik. Bioteknologi tradisional dapat dikatakan membantu mencakup semua aspek kehidupan manusia yaitu  aspek pangan, peternakan, pertanian, dan kesehatan. Berikut beberapa contoh bioteknologi tradisional
·         Tempe, bahan dasar dari kedelai, merupakan hasil fermentasi dari jamur Rhizopus.
·         hidroponik, tentu Anda sudah mengetahui hidroponik merupakan cara bercocok tanam tanpa menggunakan tanah, tetapi dengan media air sebagai pengganti tanah untuk pertumbuhan tanaman,
·         vaksin merupakan mikroorganisme yang toksinnya dimatikan dan dapat bermanfaat untuk meningkatkan imunitas.
·         Kecap, dari bahan dasar kedelai menggunakan agen hayati jamur Aspergillus wentii.
v  Contoh cara pembuatan bioteknologi tradisional
Tempe merupakan salah satu makanan hasil fermentasi yang dilakukan oleh spesies jamu Rhizopus oryzae. Selama proses fermentasi ini, terjadi perubahan fisik dan kimiawi pada kedelai sehingga menjadi tempe.
Tempe mempunyai banyak khasiat diantaranya:
Ø  Menurunkan kolestrol darah
Ø  Kaya akan serat pangan, kalsium, vitamin B dan zat besi
Ø  Berperan sebagai antibiotik untuk menyembuhkan infeksi
Ø  Berperan sebagai antioksigen pencegah penyakit degenerative
Cara pembuatan:
a.       Menyiapkan alat dan bahan
b.      Mengupas dan mencuci kedelai
c.       Merenda kedelai dalam air selama 24 jam
d.      Setelah direndam kedelai dicuci lalu direbus selama 1 jam
e.       Merendam kedelai yang sudah direbus selama 12-24 jam
f.       Kedelai dicuci lalu direbus lagi selama 1 jam kemudian ditiriskan di atas daun pisang dan menunggu sampai dingin
g.      Setelah dingin, kedelai diberi ragi dengan ukuran untuk 1 kg kedelai dibutuhkan 1 sendok teh ragi tempe, kemudian mengaduknya sampai rata
h.      Memasukkan adonan dalam plastik kemudian diperam selama 24 jam
i.        Tempe siap dikonsumsi


2.      Bioteknologi modern
Bioteknologi modern adalah bioteknologi yang menurut atau berdasar pada manipulasi atau rekayasa DNA yang dilakukan dengan memodifikasi gen-gen spesifik serta memindahkannya pada organisme yang tidak sama seperti bakteri, tumbuhan, ataupun hewan. Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan, para ahli teknologi mulai mengembangkan bioteknologi dengan memanfaatkan prinsip ilmiah melalui penelitian dan berupaya menghasilkan produk secara efektif dan efisien. Berikut beberapa contoh bioteknologi modern:
·         Bayi tabunghasil fertilisasi secara in vitro . Ovum dan sperma dipertemukan dalam sebuah “ wadah” sehingga terjadi pembuahan.
·         Domba dolly hasil kloning yaitu transfer inti sel autosom ( diploid ) ke dalam ovum ( haploid ) yang telah diambil inti telurnya.
·         Dll.
v  Contoh cara pembuatan bioteknologi modern
Bayi tabung adalah suatu teknik rekayasa reproduksi dengan mempertemukan sel telur matang dan sperma diluar tubuh manusia (fertilization in vitro). Teknik ini sekarang banyak diminati bagi pasangan suami istri yang sulit mendapatkan keturunan berikut proses terjadinya bayi tabung:
a.       Persiapan
b.      Pematangan sel telur
c.       Pengambilan sel telur
d.      Pembuahan secara invitro
e.       Pemindahan hasil pembuahan
f.       Pemantauan kehamilan
Ada beberapa hal yang menjadi alasan mengapa proses bayi tabung bisa menjadi solusi:
Ø  Mengalami ketidaksuburan atau sulit untuk mendapatkan kehamilan
Ø  Penutupan tuba falopi, atau juga tuba falopi anda yang abnormal
Ø  Masalah ketidaksuburan pada sperma pria.
3.      Manfaat bioteknologi bagi kehidupan manusia
Berbicara mengenai sebuah teknologi baru, pastinya akan ada dampak yang bisa di rasakan dari teknologi ini. Sama halnya seperti bioteknologi yang juga memiliki dampak positif bagi kehidupan manusia. Berikut beberapa manfaat yang bisa dirasakan antara lain:
Ø  Bisa membantu manusia menemukan bahan pangan baru.
Ø  Bisa menyembuhkan beberapa penyakit yang penyembuhannya menggunakan bakteri
Ø  Membantu manusia dalam memperoleh keturunan jika sulit dalam mendapat keturunan.









BAB III
PENUTUP
A.    Kesimpulan
Bioteknologi mempunyai peran yang sangat penting dalam kehidupan manusia baik bioteknologi tradisional maupun bioteknologi modern tidak bisa dipandang sebelah mata. Di zaman yang serba maju peran bioteknologi untuk menghasilkan suatu barang atau jasa sangat besar apalagi didukung dengan perkembangan teknologi yang berkembang pesat tetapi tidak lupa juga bioteknologi harus digunakan secara benar dan jangan sampai disalahgunakan untuk hal-hal yang tidak baik.














DAFTAR PUSTAKA
Jasin, Maskoeri.1990. Ilmu Alamiah Dasar. Jakarta: PT. Raja Gravindo Persada
Prosesbayitabung.com/proses-bayi-tabung-pada-manusia/
Kerjaan-koe.blogsopt.co.id/2013/03/pengertian-bioteknologi-modern.html
Jokowarino.id/pengertian-dan-jenis-bioteknologi/
https://dichaniswansyahsemdel.wordpress.com/ipa;2/biologi/macam-macam/bioteknologi



                                                                                                                                      

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

anda komentar anda hidup...okey